Such as a Wonderful Story

14 03 2008

Dahulu kala,langit dan laut saling jatuh cinta.
Mereka sama2 saling menyukai 1 sama lain.
Saking sukanya laut terhadap langit, warna laut = langit, saking sukanya langit terhadap laut, warna langit = laut.

Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali membisikkan “aku cinta padamu” ke telinga langit.
Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta laut pun, langit tidak menjawab apa2 hanya tersipu2 malu wajahnya semburat kemerahan.

Suatu hari,datang awan…begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati terhadap langit. Tentu saja langit hanya mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut saja.

Awan sedih tapi tak putus asa, mencari cara dan akhirnya menemukan akal bulus. Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin dan menyusup ke tengah2 langit dan laut, menghalangi pandangan langit dan laut terhadap 1 sama lain.

Laut merasa marah karena tidak bisa melihat langit, sehingga dengan gelombangnya,laut berusaha menyibak awan yang mengganggu pandangannya.Tapi tentu saja tidak berhasil.

Lalu datanglah angin, yang sejak dulu mengetahui hubungan laut dan langit merasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yang mengganggu.

Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan …
Awan terbagi2 menjadi banyak bagian, sehingga tidak bisa lagi melihat langit dengan jelas, tidak bisa lagi berusaha mengungkapkan perasaan terhadap langit.

Sehingga ketika merasa tersiksa dengan perasaan cinta terhadap langit, awan menangis sedih.
Hingga sekarang, kasih antara langit dan laut tidak terpisahkan.
Kita bisa melihat di mana mereka menjalin kasih. Setiap ke laut, di mana ada 1 garis antara laut dan langit, di situlah mereka sedang pacaran.


Artikel yang berhubungan:
  1. 6 jenis cinta Kebutuhan emosional kita yang kompleks, sebenarnya dapat diringkas sebagai...
  2. Ruangan kantor ku ada awan nya!!! Aku teringat kejadian ketika Malaysia dan beberapa negara tetangga protes...
  3. Karunia Illahi Dalam kehidupan Rumah Tangga Ketika melihat pasangan yang baru menikah, saya suka tersenyum. Bukan...


Actions

Informations

4 responses to “Such as a Wonderful Story”

14 03 2008
Your grand-daughter (17:53:34) :

Quote

Huhu..kakek..bisa aja deh..what a wonderful story kek :)

17 03 2008
pria pilihan (16:02:51) :

Quote

Itulah hakikatnya Cinta. ;)

16 04 2008
Krisnanda (20:11:58) :

Quote

Itulah hakikatnya Cinta. ;)

masa sih ?

1 05 2008
PakOgah (15:07:37) :

Quote

tapi lu tau ngga? langit itu mata keranjang, dan suka cari2x perhatian… buktinya pas gw lagi mandi di kali – diliatin. berenang di kolam renang – diplototin… gw jalan ke luar rumah, naek motor dan segala kegiatan outdoor yang lain… langit nga berenti ngeliatin gw… gw ngga ngerti maksud dia apaan… dia nga setia ya ma laut???

Quote selected text

Leave a comment

You can use these tags : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>