26
11
2008
jika texteditor adalah dirimu, kadang harus berpikir logic
dengan kode-kode ASCII yang selalu akan ku tulis nanti
dengan angka-angka yang tak bertautan….
dengan command-command yang kadang tak kupahami…
namun ku selalu berusaha menciptakan keindahan dan pemahaman dari kerumitan yang selalu ku hadapi
jika source code adalah kecantikanmu
kadang tak bisa kupungkiri,
mengapa aku selalu memandangimu di setiap waktu
yang selalu ingin menyusun dan menjaga agar hal itu selalu berada di setiap lini kehidupanmu
Read the rest of this entry »
Comments : 1 Comment »
Categories : Copas, Umum
10
11
2008
Ketika melihat pasangan yang baru menikah, saya suka tersenyum. Bukan apa-apa, saya hanya ikut merasakan kebahagiaan yang berbinar spontan dari wajah-wajah syahdu mereka. Tangan yang saling berkaitan ketika berjalan, tatapan-tatapan penuh makna, bahkan sirat keengganan saat hendak berpisah.
Seorang sahabat yang tadinya mahal tersenyum, setelah menikah senyumnya selalu saja mengembang. Ketika saya tanyakan mengapa, singkat dia berujar “Menikahlah! Nanti juga tahu sendiri”. Aih…
Menikah itu sangat indah, kata Almarhum ayah saya dan hanya bisa dirasakan oleh yang sudah menjalaninya. Ketika sudah menikah, semuanya menjadi begitu jelas, alur ibadah suami dan istri. Beliau mengibaratkan ketika seseorang baru menikah dunia menjadi terang benderang, saat itu kicauan burung terdengar begitu merdu. Sepoi angin dimaknai begitu dalam, makanan yang terhidang selalu saja disantap lezat. Mendung di langit bukan masalah besar.
Read the rest of this entry »
Comments : No Comments »
Categories : Copas, Umum
5
11
2008
Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada keluhan tentang stress di pekerjaan dan kehidupan mereka.
Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan porsi besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis dari porselin, plastic, gelas kristal, gelas biasa, beberapa di antaranya gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah, dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk menuang sendiri kopinya.
Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, professor itu mengatakan: “Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan murah saja. Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami.”
Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi. Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus, bahkan menyembunyikan apa yang kita minum. Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukan cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain. Sekarang perhatikan hal ini: hati kita bagai kopi, sedangkan pekerjaan, uang dan posisi adalah cangkirnya. Sering kali karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal untuk menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.
Catatan: Kehidupan yang sesungguhnya adalah hati anda. Apakah anda merasa bahagia dan damai? Apakah anda mencintai dan dicintai oleh keluarga, saudara dan teman-teman anda? Apakah anda tidak berpikir buruk tentang orang lain dan tidak gampang marah? Apakah anda sabar, murah hati, bersukacita karena kebenaran, sopan dan tidak egois?
Hanya hati anda dan Tuhan yang tahu. Namun bila anda ingin menikmati kopi dan bukan cangkirnya, hal-hal yang tidak semarak ini harus lebih mengendalikan anda ketimbang hal-hal semarak seperti pekerjaan, uang dan posisi anda!
Comments : No Comments »
Categories : Copas, Umum
3
11
2008
SETIAP pasangan tampaknya mustahil meraih orgasme berkelanjutan jika tak mempunyai trik khusus saat di ranjang. Apa saja?
Simak tiga rahasia menggapai orgasme berkelanjutan..
hehehe Enjoy aja yaa

1. Sensasi kenikmatan seksual wanita
Ciuman hebat di bibir
Awalilah ‘permainan’ cinta dengan mendaratkan sebuah ciuman hangat dan lembut di bibirnya yang merah merona. Setelah itu, Anda pun bisa melanjutkan aksi menciumi bagian penting dari tubuh pasangan dengan memanfaatkan lidah Anda. Lakukanlah improvisasi dengan cara Anda sendiri dan mengikuti suasana hati.
Read the rest of this entry »
Comments : 3 Comments »
Categories : Copas, Umum
Recent Comments