Sejarah singkat bahasa Pemrograman PHP

1 02 2009

Seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan di bidang informasi, aplikasi web dituntut untuk mampu bekerja lebih baik. Akhirnya bermunculan bahasa-bahasa pemrograman server-side yang memiliki kemampuan lebih dalam pengembangan aplikasi web.

Dari sekian pemrograman server-side, PHP (Pretext hypertext Prepocessor) merupakan bahasa yang mampu menghasilkan aplikasi web dinamis. Terbukti sejak dipublikasikan pertama kali oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995 untuk membuat situs pribadinya, banyak kalangan merespon positif dan beramai-ramai menawarkan jasa untuk mengembangkan.

Pada awal tahun 1995, Rasmus Lerdof membuat produk bernama PHP/FI (Personal Home Page / Forms Interpreter). Produk yang merupakan cikal bakal PHP ini ditulis menggunakan bahasa C, dan memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan database serta membuat halaman dinamis. Produk yang cukup sukses ini dirilis dengan disertai source code-nya, sehingga setiap orang dapat melihat dan menggunakan secara bebas.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya November 1997, Rasmus melepas PHP/FI versi 2.0. Namun tidak lama kemudian, Andi Gutmans dan Zeev Suraski melepas PHP 3.0 yang dihasilkan dengan menulis ulang PHP/FI, hal ini juga berarti bahwa usia PHP/FI tidak bertahan lama. Pada generasi ini pula disepakati bahwa PHP merupakan singkatan dari PHP Hypertext Prepocessor. Hasil dari produk ini juga cukup bagus, kurang lebih 10% web server di internet telah memasangnya waktu itu.

Usia PHP 3 memang diramalkan tidak bertahan lama, karena tahun 1998 PHP ditulis ulang kembali. Akan tetapi baru tahun 2003 secara resmi PHP 4 dikeluarkan, dengan berbagai kemampuan tambahan tentunya. Tujuan utamanya adalah meningkatkan performansi dari kompleksitas aplikasi dan meningkatkan modularitas.

Sampai saat ini, perkembangan yang dilakukan telah mencapai versi 5.2.8 dan disebarkan secara luas sejak Desember 2004. beberapa bug yang ditemukan pada versi-versi sebelumnya sudah banyak diperbaiki. Bahasa pemrograman PHP terus disempurnakan dan sampai kini terus dikembangkan.


Artikel yang berhubungan:
  1. Wordpress Automatic upgrade Jika kita ga mau ambil pusing dan repot dengan selalu...
  2. sejarah GOOGLE yg unik Google tak hanya unik dari asal katanya. Google pun memiliki...
  3. [PHP] Cara menjalankan PHP Menindak lanjuti dari artikel saya Belajar PHP untuk pemula, banyak...


Actions

Informations

Leave a comment

You can use these tags : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>